China Buka Program S1 Pendidikan Guru AI Pertama di Dunia

China Buka Program S1 Pendidikan Guru AI Pertama di Dunia

Beijing, 9–10 Juli 2025 — Untuk mengatasi krisis kekurangan guru bidang kecerdasan buatan (AI), China meluncurkan program studi S1 baru bertajuk Pendidikan Guru AI di Beijing Normal University (BNU)—yang merupakan yang pertama di negara tersebut.

Latar Belakang Kebijakan

Kementerian Pendidikan China, sejak akhir 2024, telah mengeluarkan instruksi guna memperluas pendidikan AI di sekolah dasar dan menengah. Selanjutnya, pemerintah kota Beijing menetapkan rencana pendidikan AI untuk periode 2025–2027, yang mewajibkan pembentukan sistem pengajaran dan kurikulum AI yang standar dan reguler.

Tujuan Program

Menurut perwakilan dari Fakultas Pendidikan BNU, terdapat kekurangan guru yang benar-benar menguasai AI dan minimnya pelatihan khusus. Oleh sebab itu, tujuan program ini adalah menghasilkan lulusan yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memiliki landasan pedagogis yang kuat.

Kurikulum Terintegrasi

Berbeda dengan jurusan AI yang fokus pada aspek teknis, BNU merancang kurikulum yang menggabungkan dua komponen utama:

  • Teknologi AI: mencakup AI generatif, machine learning, NLP (natural-language processing), dan data mining di bidang pendidikan.
  • Ilmu Pendidikan: mencakup teori belajar, psikologi pendidikan, desain kurikulum, penilaian, serta etika dan keamanan data dalam konteks AI.

Selain itu, terdapat mata kuliah inovasi praktis serta model pelatihan kolaboratif “universitas‑perusahaan‑sekolah” yang memberikan pengalaman langsung mengajar dan mengembangkan proyek di lingkungan nyata.

Peluang dan Dampak Nasional

Lulusan program ini diharapkan dapat berprofesi sebagai:

  • Guru atau spesialis teknologi informasi berbasis AI di sekolah dasar dan menengah,
  • Pengembang platform dan kursus AI dalam ed-tech,
  • Peneliti, pengelola pendidikan, atau pembuat kebijakan pendidikan AI

Menurut Yu Shengquan, Direktur Eksekutif Pusat Inovasi Lanjutan BNU, program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk membentuk “warga digital” yang siap menghadapi evolusi pendidikan dan teknologi dengan cepat.

Kolaborasi Strategis

Sebagai jembatan antara akademisi dan industri, BNU telah menjalin kemitraan dengan raksasa teknologi Tencent. Kolaborasi ini mencakup pengembangan kerangka kurikulum AI yang komprehensif, dari jenjang dasar hingga menengah atas.

Inisiatif S1 Pendidikan Guru AI di BNU menandai langkah inovatif China dalam menghadapi kekurangan guru AI, menyelaraskan kurikulum terpadu dengan kebutuhan nasional dan industri, serta menjalin kerjasama strategis untuk memperkuat literasi digital generasi masa depan.